Pastikan Daging Hewan Kurban Aman dan Layak Dikonsumsi, Satgas PMK Lakukan Pengecekan Pemotongan Hewan Kurban

Satgas penanggulangan penyakit mulut dan kuku (PMK) Kab. Balangan yang terdiri dari personil Polres Balangan, TNI, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Peternakan, Dokter Hewan dan masyarakat melakukan pengecekan pemotongan hewan Kurban di sejumlah wilayah Kab. Balangan. minggu, (10/07/2022) siang.

Kabag Ops Polres Balangan Kompol Sony. F. L Gaol, SH, MM melalui Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Balangan Bripka Feri mengatakan, kegiatan pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan daging hewan Kurban yang disembelih benar-benar sehat, aman dan layak dikonsumsi.

Seperti diketahui bersama, penyakit mulut dan kuku menyerang pada hewan ternak seperti sapi, hari ini umat islam memperingati hari Raya Idul Adha 1443 H dengan menyembelih hewan ternak, sehingga perlu dilakukan pengecekan untuk memastikan daging Kurban aman dan layak dikonsumsi.

Polres Balangan melakukan pendampingan, bersinergi dengan dinas peternakan maupun stakeholder terkait untuk pengecekan Kesehatan hewan korban termasuk daging yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak.” Ujar Bripka Feri.

Hal ini dilakukan terkait dengan merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkiti hewan ternak di sejumlah wilayah di Indonesia.

Bripka Feri menambahkan, dalam kegiatan ini personel yang dikerahkan merupakan personil yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku yang dilaksanakan selama 30 hari dimulai dari tanggal 04 Juli s/d 02 Agustus 2022.

Petugas juga memeriksa daging kurban yang sudah disembelih meliputi kondisi organ pencernaan seperti rumen, reticulum, omasum, abomasum, usus halus, usus buntu dan usus besar selanjutnya melakukan pemeriksaan kondisi limpa, hati dan paru-paru. Pemeriksaan organ terutama hati penting dilakukan untuk menghindari masyarakat mengkonsumsi hati hewan kurban yang terinfeksi cacing hati.

 1,114 total views,  2 views today

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.